Kalimat tidak efektif biasanya terjadi karena pesan yang ingin disampaikan jadi bertele-tele, rancu, atau sulit dipahami. Penyebabnya antara lain:
- Penggunaan kata yang berlebihan (pleonasme)
Contoh: naik ke atas, turun ke bawah.
- Susunan kalimat tidak logis
Hubungan antarunsur kalimat tidak masuk akal.
- Subjek tidak jelas atau ganda
Membuat pembaca bingung siapa pelaku sebenarnya.
-Pemilihan kata (diksi) tidak tepat
Kata yang digunakan tidak sesuai makna atau konteks.
- Pengulangan kata atau frasa yang tidak perlu
Mengulang informasi yang sama tanpa tujuan.
- Penggunaan kata hubung yang salah atau berlebihan
Misalnya terlalu banyak “dan”, “yang”, atau “karena”.
- Kalimat terlalu panjang dan berbelit-belit
Ide utama jadi sulit ditangkap.
- Ketidaksejajaran (paralelisme) bentuk kata
Contoh: menulis, membaca, dan pengamatan (tidak sejajar).
-Penggunaan imbuhan yang keliru
Mengubah makna atau membuat kalimat rancu.
-Pengaruh bahasa daerah atau bahasa asing
-Struktur kalimat jadi tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia.
-Penggunaan kata depan tidak tepat
Misalnya salah memakai di, ke, atau dari.
-Ambiguitas (makna ganda)
Kalimat bisa ditafsirkan lebih dari satu arti.
Mari diskusikan penyebab ketidakefektifan kalimat di bawah ini!
1. Para siswa-siswa sedang mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru.
2. Dia pergi ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor miliknya sendiri.
3. Ibu naik ke atas ke lantai dua untuk mengambil barang.
4. Kami semua bersama-sama berkumpul di aula sekolah.
5. Ayah bekerja demi untuk menafkahi keluarganya.
6. Rapat tersebut akan dilaksanakan pada hari Senin yang akan datang.
7. Para hadirin sekalian dimohon untuk berdiri.
8. Siswa-siswa diminta untuk agar segera masuk ke kelas.
9. Buku itu adalah merupakan milik saya pribadi.
10. Ia sangat rajin sekali dalam belajar.
11. Mereka saling bekerja sama bersama dalam kelompok.
12. Acara tersebut telah selesai dilaksanakan dengan sukses.
13. Setiap masing-masing siswa wajib membawa buku tulis.
14. Guru sedang menjelaskan tentang materi pelajaran.
15. Saya pribadi merasa sangat senang sekali.
16. Dia turun ke bawah untuk menemui tamu.
17. Para tamu undangan-undangan sudah hadir semua.
18. Anak-anak kecil sedang bermain-main di halaman.
19. Dia membeli beberapa buah-buahan di pasar.
20. Kami mengucapkan terima kasih banyak sekali.
21. Ayah pulang kembali ke rumah sore hari.
22. Para pegawai-pegawai bekerja dengan rajin.
23. Ia maju ke depan untuk menyampaikan pendapat.
24. Rina adalah seorang siswi perempuan.
25. Mereka semua hadir secara bersama-sama.
26. Siswa diminta agar untuk mengumpulkan tugas.
27. Ia masuk ke dalam ke ruangan kepala sekolah.
28. Ibu guru memberikan nasehat kepada siswa-siswa.
29. Kami naik ke atas ke panggung untuk tampil.
30. Setiap para peserta wajib hadir tepat waktu.
31. Dia sendiri secara pribadi yang mengerjakan tugas itu.
32. Hasil dari pada ujian akan diumumkan besok.
33. Kami semua sangat berharap sekali agar acara ini sukses.
34. Para orang tua wali murid-murid hadir di sekolah.
35. Ia berbicara dengan suara yang keras sekali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar